Saturday, October 26, 2013

My beautiful life.
My beautiful lie.


ketika bulan tenggelam, ketika bintang-bintang menghilang dari perkumpulan,
ketika dingin menjadi hangat, ketika lelap menjadi sadar,
ketika bintang terdekat menyilaukan semua yang melihatnya,
ketika itu pula yang nyata menjadi tidak nyata.

ketika semua orang berlomba-lomba menyuarakan isi hati nya,
disaat itu pula hatinya mengikhlaskan apa yang keluar dari mulutnya.
ketika semua orang berlomba-lomba melakukan apa yang diinginkannya,
disaat itu pula organ tubuhnya berkontradiksi dengan neuron-neuron otaknya.

hadir hampir setiap hari, tak pernah menghilangkan rasa rindu yang ada.
ketika dia yang nyata, tak pernah terlihat nyata di dunia nyata.
ketika dia yang nyata, hanya akan nyata di dunia yang tidak nyata.
ketika dia yang nyata, tak pernah akan jadi nyata di kenyataan, kenyataanku.

aku mempedulikanmu yang aku abaikan dalam nyataku.
aku merindukanmu yang tak pernah kuungkapkan dalam nyataku.
aku menginginkanmu yang tak pernah telihat oleh nyataku.
aku mencintaimu yang tak pernah kuiyakan dalam nyataku.


untuk engkau yang nyata dalam mimpiku dan mimpi dalam nyataku,
temui aku dalam sisi dan dimensi waktuku yang lain,
aku menunggumu...

Enter your email address:



Template Designed by Hendry George | Copyright © 2013 Safrina | Powered by Blogger